
OVO99Sehat – Pria yang tidak sunat mungkin akan memiliki glans atau kepala penis berwarna lebih merah dan sensitif. Namun, pada pria yang sudah sunat, ujung penis akan mengalami penebalan sehingga penis tidak lagi berwarna merah kecuali saat pria mengalami ereksi dengan maksimal. Pembuluh darah yang terisi akan membuat organ ini jadi memerah.
Kalau penis memerah dengan sendirinya dan kadang disertai rasa sakit saat tidak ereksi, berarti pria mengalami gangguan pada alat kelaminnya. Beberapa penyakit berbahaya mungkin saja terjadi sehingga pria wajib mewaspadainya dengan baik. Berikut beberapa kondisi yang membuat penis pria jadi merah padahal tidak sedang ereksi.
Iritasi penis
Selanjutnya ketat atau tidaknya celana yang digunakan oleh pria juga memengaruhi kondisi iritasi. Kadang kelembapan yang tinggi pada area selangkangan menyebabkan penis mengalami gesekan dan akhirnya mengalami iritasi.
Infeksi jamur
Area selangkangan yang terlalu lembap juga membuat jamur mudah tumbuh. Pria yang berkeringat disarankan untuk rajin membersihkan selangkangannya saat mandi setiap hari khususnya area rambut.
Terlalu sering digunakan
Penis sedikit mengalami memar dan cedera sehingga butuh diistirahatkan. Jangan terlalu memaksa penis untuk bekerja keras karena merusak jaringannya.
Balantis
Infeksi ini menyebabkan rasa sakit yang cukup besar. Jadi, kalau Anda mengalaminya, seks akan berjalan cukup sulit.
Eksim
Tanda penyakit menular seksual
Segera memeriksakan diri ke dokter kalau Anda mengalami kondisi ini. Lebih baik waspada daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Fimosis
Fimosis yang sudah parah biasanya harus ditangani dengan sunat. Dengan melakukan ini pria kencing dengan lancar dan ereksi tidak sakit.
Inilah beberapa hal tentang kondisi penis pria yang membuatnya merah padahal tidak sedang ereksi. Semoga bermanfaat!
Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait Judi Online.